GenPI.co - Mensos Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyatakan program makan bergizi gratis (MBG) untuk lansia dan disabilitas nantinya dilengkapi perawat atau caregiver.
Gus Ipul mengatakan Dirjen Rehabilitasi Sosial Tengan menyiapkan program MBG untuk lansia dan disabilitas ini.
“Dulu namanya permakanan untuk lansia dan disabilitas. Sekarang dilengkapi caregiver atau care economy. Nanti, ada perawatnya,” katanya dikutip dari Antara, Kamis (1/1).
BACA JUGA: Libur Sekolah, MBG di Banjarmasin Menyesuaikan Permintaan Sekolah
Dia menyampaikan MBG ini untuk lansia dengan usia di atas 75 tahun dan tinggal sendirian. Kemudian, MBG bagi disabilitas, akan disesuaikan butuh pengasuhan atau tidak.
“Sesuai arahan Presiden, program ini akan diperkuat. MBG untuk lansia dan disabilitas masih dirancang, dan semoga lancar,” ujarnya.
BACA JUGA: Program MBG 2026 Dimulai 8 Januari, Masa Persiapan Fokus Dapur & Keamanan Pangan
Sebelumnya, pemerintah melalui ekosistem SPPG atau dapur MBG memproyeksikan bisa menyerap 1,5 juta tenaga kerja pada 2025-2026.
“Kami ingin membuktikan, harapan untuk sejahtera masih ada,” kata Deputi Bidang Koordinasi Kesejahteraan Sosial Kemeko PM Nunung Nuryantoro.
BACA JUGA: MBG Fokus untuk Ibu Hamil hingga Balita, BGN: Demi 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Kemenko PM optimistis dengan 25 ribu SPPG lebih di seluruh Indonesia, program Miskin Ekstrem Pasti Kerja jadi upaya penghapusan miskin ekstrem.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































