GenPI.co - Sebuah studi menemukan bahwa orang dewasa paruh baya dengan tanda-tanda biologis kesehatan jantung yang buruk memiliki risiko lebih tinggi terkena demensia di kemudian hari.
Dilansir PA Media, Rabu (12/11), sinyal biologis ini bisa terlihat hingga 25 tahun sebelum diagnosis demensia.
Penelitian yang diterbitkan di European Heart Journal menyoroti kadar protein troponin dalam darah yang dilepaskan saat otot jantung rusak.
BACA JUGA: 5 Manfaat Konsumsi Stevia, Manis Tanpa Takut Gula Naik
Para ahli dari University College London (UCL) memeriksa data jangka panjang dari 6.000 pekerja layanan sipil yang berusia 45-69 tahun, semua bebas dari penyakit jantung dan demensia saat awal penelitian.
Selama rata-rata 25 tahun, 695 peserta kemudian didiagnosis menderita demensia.
BACA JUGA: 5 Bumbu Punya Segudang Manfaat, Bukan Cuma Penambah Rasa
Hasil menunjukkan bahwa mereka yang terkena demensia memiliki kadar troponin yang secara konsisten lebih tinggi, bahkan terlihat pada tes darah 7 hingga 25 tahun sebelum diagnosis.
Peserta dengan kadar troponin tertinggi memiliki kemungkinan 38% lebih tinggi terkena demensia dibanding yang kadar terendah.
BACA JUGA: 4 Manfaat Makan Oatmeal Setiap Hari, Tubuh Lebih Sehat
Pemindaian MRI pada sebagian peserta juga menemukan hipokampus (bagian otak penting untuk memori) yang lebih kecil, sekitar 15 tahun kemudian pada mereka dengan kadar troponin tinggi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































