Pramono Anung Sebut UMP Jakarta 2026 Hasil Kesepakatan Buruh dan Pengusaha

4 days ago 23
Pramono Anung Sebut UMP Jakarta 2026 Hasil Kesepakatan Buruh dan Pengusaha - GenPI.co
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons unjuk rasa para buruh terkait besaran UMP Jakarta dan Jawa Barat. (Foto: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)

GenPI.co - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons unjuk rasa para buruh terkait besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta dan Jawa Barat.

“Demo ini sebagian besa dari daerah. Tentunya demonya di Jakarta. Kami tetap memberi layanan terbaik,” katanya, dikutip dari Antara, Selasa (30/12).

Pramono Anung mengungkapkan negosiasi UMP antara pengusaha dan buruh, sudah dilakukan berulang kali di Dewan Pengupahan.

BACA JUGA:  Viral Ada Calo Tiket Planetarium Dijual Rp30.000, Pramono Anung: Tidak Ada!

Proses pembahasannya juga transparan, sehingga keputusan besaran UMP berdasar kesepakatan buruh dan pengusaha.

“Kami juga memakai alfa-nya 0,75. Jadi UMP Jakarta 2026 nanti, lebih dari Rp5,7 juta,” tutur politikus PDIP itu.

BACA JUGA:  Pramono Anung Sebut UMP Jakarta 2026 Naik 6,17 Persen, Jadi Rp5,7 juta

Pramono menyampaikan Pemprov DKI Jakarta juga memberi insentif untuk para buruh, berupa transportasi, BPJS Kesehatan, dan PAM Jaya.

Dia pun tetap mempersilakan para buruh menyampaikan aspirasi terkait UMP 2026 di Jakarta dan tetap menjaga keamanan, serta kondusivitas.

BACA JUGA:  Pramono Anung Akui Harimau Kurus di Ragunan Miliknya, Tegaskan Pakan Ditanggungnya

Sebelumnya, sekitar 20 ribu buruh berencana menggelar demonstrasi terkait UMP 2026 untuk DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |