Operasi SAR 24 Jam Dikebut di Sumut, Fokus di Sibolga dan Tapanuli

14 hours ago 11
Operasi SAR 24 Jam Dikebut di Sumut, Fokus di Sibolga dan Tapanuli - GenPI.co
Warga berjalan melintasi sungai dengan jembatan darurat di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). (Foto: ANTARA/Yudi Mana)

GenPI.co - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatra Utara dilakukan selama 24 jam untuk mempercepat penanganan korban.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan operasi SAR didukung TNI, Polri, dan sukarelawan.

Suharyanto menjelaskan fokus utama pencarian berada di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan, yang masih melaporkan adanya warga hilang.

BACA JUGA:  9 Gardu Induk Terdampak Banjir Sumut, PLN Percepat Pemulihan Listrik

“Di Sibolga, 3 orang masih dalam pencarian, sementara di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan sejumlah warga dilaporkan belum ditemukan,” kata dia, Sabtu (29/11).

Dalam hal ini, Tim SAR gabungan terus memperluas area pencarian meski akses menuju beberapa titik terhambat longsor dan jaringan komunikasi putus.

BACA JUGA:  Viral Kayu Gelondongan Hanyut saat Banjir di Sumut, Curigai Praktik Ilegal Logging

Di sisi lain, dia membeberkan operasi SAR berjalan paralel dengan percepatan pendistribusian logistik bagi warga terdampak.

Hal ini terutama di wilayah terisolasi seperti beberapa desa di Tapanuli Tengah.

BACA JUGA:  Ratusan Paket Logistik dan Peralatan Darurat Didistribusikan di Wilayah Bencana Sumut

Pengiriman bantuan permakanan dan peralatan darurat didukung helikopter MI-17 dan 2 helikopter pendukung lain.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |