GenPI.co - Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyebut Korea Utara masih memproduksi bahan nuklir yang cukup untuk membuat 10-20 senjata per tahun.
Lee menilai ambisi nuklir Pyongyang berpotensi menimbulkan bahaya global.
Korea Utara melakukan uji coba nuklir pertamanya pada 2006 yang melanggar resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
BACA JUGA: Jadwal Piala Asia Futsal 2026 Hari Ini: Timnas Indonesia vs Korea Selatan
Sejak saat itu, Korea Utara diyakini telah memiliki puluhan hulu ledak nuklir.
"Korea Utara juga mengembangkan teknologi rudal balistik jarak jauh yang mampu menjangkau daratan Amerika Serikat," ujar Lee, dilansir AFP, Jumat (30/1).
BACA JUGA: Terima Suap, Mantan Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee Masuk Penjara
Menurut Lee, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan mengamankan persenjataan nuklir untuk mempertahankan kekuasaan, lengkap dengan kemampuan rudal balistik antarbenua (ICBM).
"Kemampuan ini tidak hanya mengancam Amerika Serikat, tetapi juga dunia," katanya.
BACA JUGA: Diduga Terlibat Penipuan Online, 73 Warga Korea Selatan Dipulangkan dari Kamboja
Lee memperingatkan bahwa ketika Korea Utara memiliki kelebihan senjata, ancaman tersebut bisa menyebar ke luar negeri.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































