GenPI.co - Sebanyak 10 sekolah di Depok Jawa Barat diteror ancaman bom oleh pelaku berinisial H (23) karena kecewa terhadap mantan pacarnya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Depok Kompol Made Oka mengatakan tersangka H memilih sekolah secara acak atau random.
"Untuk sekolah yang dipilih itu dilakukan secara random semacam AI dan Chat GPT, dia mencari alamat tersebut dan dikirimkan secara random," kata dia, Jumat (26/12).
BACA JUGA: Benda Diduga Bom Ditemukan di Gereja GKPS Bandung, Tim Jibom Turun Tangan
Made menjelaskan tersangka mengirimkan teror ke-10 sekolah karena ingin mencari perhatian.
Tersangka diketahui merupakan alumni salah satu sekolah yang diteror.
BACA JUGA: Ledakan di SMAN 72 Jakarta Diduga dari Bom Rakitan Dibawa Siswa
"Faktanya memang bahwa kami bisa memastikan bahwa yang bersangkutan ataupun si tersangka H yang memang mengirimkan email tersebut," papar dia.
Dia membeberkan tersangka mengaku melakukan teror bom di 10 sekolah di Depok karena merasa kecewa dengan seorang bernama Kamila Hamdi.
BACA JUGA: Viral! Penumpang Lion Air Teriak Bom karena Protes Delay, Polresta: Ada Sanksi Pidana
"Motif dari tersangka untuk melakukan peneroran ataupun tindak pidana ini adalah tersangka merasa kecewa karena lamarannya di tolak oleh keluarga Kamila Hamdi," beber Made.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































