GenPI.co - Asupan cairan harian sangat penting untuk menjaga kualitas fungsi organ tubuh, seperti ginjal.
Selain itu, mencukupi cairan juga akan membantu menjaga keseimbangan metabolisme tubuh dan konsentrasi.
“Kurang minum air putih tidak hanya soal rasa haus, tetapi juga berdampak terhadap kinerja tubuh secara menyeluruh,” ujar Dokter spesialis penyakit dalam Cynthia Natalia sebagaimana dilansir laman Rumah Sakit Tzu Chi Hospital, Jumat (30/1).
BACA JUGA: Yuk Jadi Konsumen Cerdas, Minum Amidis Banyak Manfaatnya
Cynthia Natalia mengatakan tubuh yang tidak terhidrasi pada satu jam pertama biasanya masih mampu beradaptasi.
Menurut dia, efek dehidrasi ringan mulai lebih terasa jika tubuh tidak terhidrasi selama tiga jam.
BACA JUGA: Pentingnya Air Minum Murni sebagai Detoksifikasi, Amidis Solusinya
“Kebiasaan kurang minum air putih dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti batu ginjal,” ujar Cynthia Natalia.
Penelitian ahli biologi molekuler dari Institute of Molecular Biology & Biotechnology Bahauddin Zakariya University, Pakistan, Bint-E-Zahra menyebutkan konsumsi air minum dengan perasa akan berdampak pada munculnya penyakit sindrom metabolic.
BACA JUGA: Panas Ekstrem, Jaga Hidrasi Tubuh dengan Air Minum Berkualitas
“Konsumsi air minum murni bisa mengurangi risiko penurunan kemampuan kerja ginjal sebesar sebelas persen dibandingkan dengan mengonsumsi minuman berperasa dan mengandung gula,” ujar Bint-E-Zahra pada 2019.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































