GenPI.co - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan negaranya kini berada dalam kondisi perang skala penuh melawan Amerika Serikat, Israel, dan Eropa.
Pezeshkian menilai situasi yang dihadapi Iran saat ini lebih buruk dibandingkan perang besar Iran-Irak pada 1980-an.
Menurut dia, tekanan dan konflik yang terjadi sekarang jauh lebih kompleks.
BACA JUGA: Kecam Latihan Militer AS-Korea Selatan, Kim Jong Un Perintahkan Perluasan Nuklir
"AS, Israel, dan Eropa tidak ingin Iran tetap stabil," ujar Pezeshkian, diansir AP News, Rabu (31/12).
Dia menyebut perang yang dilancarkan Barat terhadap Iran bersifat lebih rumit dibandingkan konflik bersenjata tahun 1980-1988 dengan Irak.
BACA JUGA: Drama Nuklir Memasuki Babak Baru, Iran Siap Melawan Tekanan Barat
Perang tersebut menelan lebih dari satu juta korban jiwa di kedua belah pihak.
Di samping itu, Pezeshkian telah menyampaikan rancangan anggaran kepada parlemen.
BACA JUGA: Australia Minta Dunia Cegah AI Kuasai Senjata Nuklir, Dorong Perjanjian Internasional
Dia berjanji akan memerangi laju inflasi yang tinggi dan meningkatnya biaya hidup yang membebani masyarakat.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































