GenPI.co - Seorang pengungsi korban bencana banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, meninggal dunia.
“Satu korban meninggal dunia, karena sakit di pengungsian,” kata Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng dikutip dari Antara, Kamis (8/1).
Dia mengungkapkan adanya tambahan satu orang itu, total korban bencana banjir bandang menjadi 17 orang.
BACA JUGA: 16 Orang Meninggal dan 3 Hilang, Akibat Banjir di Sitaro, Sulawesi Utara
“17 orang meninggal dunia, setelah ada temuan satu orang. kemudian, untuk yang masih dinyatakan hilang ada dua orang,” tuturnya.
Nuriadin menyampaikan dua orang hilang tersebut, atas nama Andris Pianaung dan Leonel Pianaung. Keduanya merupakan laki-laki.
BACA JUGA: Korporasi dan Individu jadi Tersangka Kasus Pembalakan Penyebab Banjir Sumut
Sebelumnya, tim SAR gabungan menemukan satu korban atas nama Clayton Azriel Tatambihe pada Rabu (7/1).
Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga, untuk dimakamkan secara layak.
BACA JUGA: 14 Orang Meninggal Dunia dan 108 Mengungsi, Akibat Banjir di Sulawesi Utara
Pencarian kemudian dilanjutkan. Namun, tim terkendala hujan diserta angin kencang di Desa Bahu Sondang.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































