GenPI.co - Presiden Donald Trump mengundang Perdana Menteri Sanae Takaichi melalui telepon untuk mengunjungi Amerika Serikat tahun ini, menurut Kementerian Luar Negeri Jepang.
Jika terlaksana, kunjungan ini akan menjadi perjalanan pertama Takaichi ke AS sejak menjabat pada Oktober lalu.
Dilansir AP News, Kamis (9/1), kabar ini muncul di tengah ketegangan antara Jepang dengan China.
BACA JUGA: Umumkan Hamil di Jepang, Via Vallen Tidak Sabar Anaknya Lahir
Sebagai sekutu dekat Jepang, AS berupaya memperkuat hubungan dengan Tokyo.
Namun, pada saat yang sama, AS juga berupaya menjaga hubungan dengan Beijing menjelang kemungkinan kunjungan Trump ke China pada April.
BACA JUGA: Anggaran Militer Jepang Tembus Rekor Baru, Fokus Rudal Jarak Jauh dan Drone
Takaichi sempat memicu kemarahan Beijing dengan komentarnya bahwa aksi militer China terhadap Taiwan bisa memicu respons militer Jepang.
China pun menggelar latihan militer selama dua hari di lepas pantai Taiwan, tidak lama setelah pengumuman paket penjualan senjata AS senilai lebih dari USD 11 miliar ke Taiwan.
BACA JUGA: Jepang Siapkan Investasi Besar di Asia Tengah, Incar Sumber Daya Strategis
Kementerian Luar Negeri Jepang menyebut Trump dan Takaichi sepakat untuk berkoordinasi agar kunjungan bisa berlangsung pada musim semi, kemungkinan bertepatan dengan festival bunga sakura tahunan di Washington.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































