OSO Tegaskan Sekber GKSR Tak Rela 17 Juta Suara Rakyat Hilang saat Pemilu

2 months ago 67
OSO Tegaskan Sekber GKSR Tak Rela 17 Juta Suara Rakyat Hilang saat Pemilu - GenPI.co
Delapan pimpinan partai politik nonparlemen yang tergabung dalam Sekber GKSR tak rela suara rakyat hilang setiap Pemilu. (Foto: Dok GKSR)

GenPI.co - Delapan pimpinan partai politik nonparlemen yang tergabung dalam Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) tak rela suara rakyat hilang setiap Pemilu.

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang alias OSO mengatakan Sekber GKSR bukan koalisi politk. Tetapi, kerja sama yang menjadikan semua anggota di posisi setara.

“Koalisi ada yang jadi ketua dan memiliki hak veto. Tetapi, kerja sama politik tidak ada hak veto,” katanya dikutip dari JPNN, Jumat (9/1).

BACA JUGA:  OSO Ingatkan Bantuan Bagi Korban Bencana, Bukan Untuk Pencitraan

Dia menyampaikan semua partai politik dalam Sekber ini, punya hak yang sama dalam menyampaikan usulan dan gagasan.

Salah satu gagasan yang menjadi perhatian, yakni bagaimana upaya menyelesaikan masalah hilangnya suara pemilih saat Pemilu.

BACA JUGA:  OSO Ingatkan Kader Hanura Penuhi Janji Kepada Rakyat, Agar Tak Ditinggalkan

Eks Wakil Ketua MPR itu menyinggung jumlah suara rakyat yang tidak terakomodasi, atau sekitar 17 juta suara tak terkonversi jadi kursi di DPR.

“Satu suara rakyat, tidak boleh hilang. Apalagi, ini mencapai 17 juta. Jika dibiarkan, bisa menjadi 50 persen,” tuturnya.

BACA JUGA:  OSO Minta Kader Hanura Sinergi dengan Pemda, Demi Kemajuan Bali

SOS mengatakan Sekber GKSR akan mengusung simbol kepala tangan bersatu. Gerakan ini, jadi tempat bagi suara rakyat yang tak terwakili di parlemen.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |