GenPI.co - Kasus pengusiran paksa dan penganiayaan nenek Elina Widjajanti (80) di Surabaya menjadi sorotan publik karena keterlibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mengatasnamakan suku Madura.
Ormas Madura Asli (Madas) diduga sebagai pelaku pengusiran dan tindak kekerasan terhadap nenek Elina.
Tokoh Madura Soleh Abdijaya angkat bicara mengenai keterlibatan ormas Madas yang membawa serta nama Madura dalam kasus nenek Elina.
BACA JUGA: Brighton Real Estate: Samuel Nonaktif 2022, Kasus Nenek Elina Tanggung Jawab Pribadi
Soleh menegaskan pentingnya menjaga tanggung jawab ormas yang mengatasnamakan Madura.
“Di pundak kalian ada tanggung jawab yang sangat besar, yaitu menjaga nama baik Madura masyarakat Madura,” kata dia dalam sejumlah video yang viral di TikTok, dikutip akun @surabayaterkini, Jumat (2/1).
BACA JUGA: Samuel Pelaku Kekerasan Nenek Elina, Brighton Real Estate Klarifikasi Statusnya
Dalam kasus ini, Samuel Ardi Kristanto (44) dan sejumlah oknum anggota Madas yang menjadi terduga pelaku pengusiran nenek Elina sudah ditangkap Polda Jatim.
Sebelumnya, Soleh meminta Yasin dan Samuel menyerahkan diri ke polisi.
BACA JUGA: Viral Nenek Elina Diusir&Rumah Dirobohkan Ormas, Wali Kota: Jangan Main Hakim Sendiri
“Jangan sampai suku Madura dan Jawa ini terjadi masalah gara-gara kalian,” tegas dia,
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

















































