GenPI.co - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan kader untuk menyampaikan kritik berdasar data, bukan kemarahan.
“Kritik harus berbasis data, pengalaman nyata rakyat, dan nilai ideologis. Bukan provokasi emosional,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (13/1).
Dia mengingatkan garis perjuangan partai adalah perjuangan gagasan, kekuatan moral, dan keberpihakan kepada Rakyat Marhaen.
BACA JUGA: PDIP Usul E-voting Pada Pilkada Langsung, Demi Efisiensi Anggaran
PDIP sebagai partai penyeimbang pun punya kewajiban memastikan kewajiban negara, tak melenceng dari kepentingan rakyat kecil dan keadilan sosial.
Megawati menyatakan perjuangan partai tidak dijalankan melalui kemarahan dalam menghadapi kekuasaan.
BACA JUGA: PDIP Nilai Pemotongan TKD Tak Mencerminkan Asas Keadilan
“Bukan dengan serangan personal, bukan konfrontasi kosong. Cara-cara ini, menjauhkan kita dari watak kenegarawanan,” ujarnya.
Dia menekankan dalam sistem demokrasi, pemerintahan bukan musuh personal. Tetapi, objek kritik kebijakan yang keliru.
BACA JUGA: PDIP Ingatkan Penindakan Korupsi, Tak Boleh Dijadikan Alat Politik
Megawati mendorong supaya diskursus politik nasional digeser, yakni tak terpaku pada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































