GenPI.co - Lemhanas menilai TNI perlu dilibatkan dalam pemberantasan terorisme, agar menjaga kedaulatan serta keamanan negara.
Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengatakan TNI perlu terlibat, ketika aksi terorisme sudah mengancam keamanan dan negara secara masif.
Apalagi, jika aksi terorisme tersebut, sudah melibatkan sejumlah pihak dari negara lain dalam melancar serangan.
BACA JUGA: DPR Soroti Wacana TNI Tangani Terorisme, Tugas Utama Disinggung
“TNI juga punya pasukan khusus antiterror. Tentu, kita harus melihat dalam rangka menjaga kedaulatan, jika keutuhan negara terancam,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (14/1).
Politikus Partai Golkar tersebut tetap mengajak rakyat untuk melihat kerangkan penanganan terorisme secara utuh.
BACA JUGA: TNI AD dan Brimob Polri Bertikai, Dipicu Suporter Sepak Bola Saling Ejek
Ace menyatakan Polri akan tetap menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum di sektor penindakan terorisme.
Mensesneg Prasetyo Hadi sebelumnya, merespons pertanyaan terkait draf perpres terkait tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme.
BACA JUGA: TNI Utang untuk Bangun Jembatan di Sumatra, Dana Pelunasan Disiapkan Purbaya
Prasetyo Hadi mengatakan draf perpres yang sudah beredar sejak pekan pertama pada Januari 2026 itu, belum final.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































