KNKT Sebut Pesawat Menjadi Serpihan, Karena Tabrak Lereng Bulusaraung

3 hours ago 4
KNKT Sebut Pesawat Menjadi Serpihan, Karena Tabrak Lereng Bulusaraung - GenPI.co
Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono menyebut kecelakaan pesawat ATR 42-500 menabrak lereng Gunung Bulusaraung, disebut CFIT. (Foto: ANTARA/Darwin Fatir)

GenPI.co - Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono menyebut kecelakaan pesawat ATR 42-500 menabrak lereng Gunung Bulusaraung, disebut Controlled Flight Into Terrain (CFIT).

Soerjanto mengatakan pesawat ATR tersebut menabrak lereng Gunung Bulusaraung Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

“Pesawat menabrak bukit atau lereng gunung, sehingga ada beberapa pecahan atau serpihan,” katanya dikutip dari Antara, Senin (19/1).

BACA JUGA:  Polisi Ambil DNA Keluarga Pramugari Pesawat Kecelakaan di Gunung Bulusaraung

Dia menilai pilot masih bisa kontrol pesawat. Karena sudah mendekati lereng, benturan tak bisa dihindari.

Dugaan kuat, badan pesawat berbenturan dengan benda keras. Akibatnya, berhamburan menjadi serpihan yang ditemukan tim SAR.

BACA JUGA:  1 Korban Kecelakaan Pesawat di Gunung Bulusaraung Ditemukan di Kedalaman 200 Meter

“Pilot masih bisa kontrol pesawatnya. Tetapi, menabrak. Ini bukan sengaja menabrak (lereng gunung),” tuturnya.

KNKT masih melakukan penyelidikan lebih dalam terkait kecelakaan itu. Soerjanto belum berspekulasi, apakah ada kelalaian atau tidak.

BACA JUGA:  Pesawat A400M Dikerahkan TNI AU untuk Kirim Logistik ke Sumatra

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak di daerah pegunungan Bulusaraung di perbatasan Maros-Pangkep, Sulsel, Sabtu (17/1).

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |