GenPI.co - Sekjen Partai Golkar Sarmuji merespons hasil survei LSI Denny JA yang menyebut mayoritas publik menolak wacana Pilkada melalui DPRD.
Sarmuji mengatakan tingginya penolakan tersebut, karena bayangan kontestasi politik dengan gaya Orde Baru yang tanpa keterlibatan puiblik.
“Publik mungkin membayangkan desain Pilkada model Orde Baru, yang keterlibatan publik hampir nihil,” katanya dikutip dari JPNN, Jumat (9/1).
BACA JUGA: Mayoritas Pemilih Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Ogah Pilkada Melalui DPRD
Dia menyampaikan partai pimpinan Bahlil Lahadalia akan memastikan desain Pilkada melalui DPRD tetap ada partisipasi publik.
“Kalau desain Pilkada berubah, kami akan libatkan maksimal partisipasi publik dalam Pilkada secara tak langsung,” ujarnya.
BACA JUGA: Hensa Soal Pilkada, Rakyat Sebaiknya Dibiarkan Memilih Pemimpin
Sarmuji merespons saat ditanya terkait kemungkinan Golkar memiliki hitungan sendiri, mengenai keinginan publik dalam desain Pilkada.
“Golkar memikirkan bagaimana desain Pilkada itu, bisa lebih berdampak terhadap kesejahteraan rakyat,” ucapnya.
BACA JUGA: Suara Elite Partai Soal Pilkada Melalui DPRD, Tak Diamini Para Pemilihnya
LSI Denny JA sebelumnya menyebut ada 66,1 persen publik yang menyatakan menolak usulan Pilkada melalui DPRD.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































