GenPI.co - Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin mengungkap sejumlah risiko yang perlu diantisipasi, seusai pemerintah bergabung ke Dewan Perdamaian (DP) Gaza bentukan Donald Trump.
TB Hasanuddin mengatakan risiko pertama, yakni geopolitik. Sebab, bergabungnya Indonesia ke DP Gaza bisa memunculkan persepsi sebagai dukungan agenda politik AS ke Timur Tengah.
“Persepsi itu, bisa berpengaruh terhadap hubungan dengan negara lainnya, terutama yang punya pandangan berbeda terhadap konflik Gaza,” katanya dikutip dari JPNN, Sabtu (24/1).
BACA JUGA: DPRD Bali Segel Proyek di Lapangan Golf Premium, Diduga Jadi Penyebab Banjir
Pria yang akrab disapa Kang TB itu menyampaikan risiko kedua, yakni kemanan personel. Sebab, Indonesia adalah anggota perdamaian Gaza.
Politikus PDIP itu menilai pasukan Indonesia yang bertugas, berisiko menjadi target kelompok yang menolak intervensi bentukan AS.
BACA JUGA: DPR Soal OTT Maidi dan Sudewo, Kemendagri Diminta Tingkatkan Pengawasan
Kang TB menyampaikan untuk risiko ketiga, yakni finansial. Sebab, ada tuntutan komitmen pendanaan yang tidak kecil terhadap anggota DP Gaza.
Presiden AS Donald Trump telah menyatakan kontribusi minimal bagi anggota tetap, yakni USD 1 miliar atau Rp 16 triliun.
BACA JUGA: DPRD Bali Mengabsen Anggota Saat Paripurna, Izin Dibatasi 3 Kali Berturut-turut
Dia menilai nominal tersebut sangat besar, di tengah kondisi ekonomi global yang tak menentu dan kebijakan pengetatan fiskal nasional.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































