GenPI.co - Dunia usaha mendesak Pemprov DKI Jakarta di bawah pemerintahan Pramono Anung, memitigasi dambak bencana banjir.
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Otonomi Daerah Sarman Simanjorang mengatakan langkah mitigasi penting, agar banjir tidak menghantui aktivitas warga setiap musim hujan.
“Terlalu mahal kerugian yang kami tanggung, jika masalah banjir tidak bisa diselesaikan,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (17/1).
BACA JUGA: Viral Penumpang Tunanetra Jatuh ke Got, Pramono Anung Minta Maaf dan Janji Evaluasi
Hal itu disampaikannya, merespons bencana banjir yang menerjang sejumlah ruas jalan di Jabodetabek, akibat hujan deras pada Senin (12/1).
Dia mengaku peristiwa itu sangat menekan aktivitas ekonomi dan bisnis, yang mengurangi daya beli, serta laju pertumbuhan ekonomi daerah.
BACA JUGA: Viral WNA Diduga Pamer Alat Kelamin di Blok M, Pramono Anung: Harus Dihukum Berat
Sarman mengungkapkan perputaran uang akibat banjir di Jabodetabek, menurun secara signifikan. Sebab, pergerakan warga menjadi terbatas.
Dia mencatat adanya penurunan aktivitas ekonomi di pusat perbelanjaan, seperti Tanah Abang, Mangga Dua, Glodok, Gunung Sahari, dan Kelapa Gading, yang sepi.
BACA JUGA: Pramono Anung Sebut UMP Jakarta 2026 Hasil Kesepakatan Buruh dan Pengusaha
Kemudian, transportasi terjebak macet, sektor udara ada 109 penerbangan tertunda dan 31 penerbangan dialihkan dari Bandara Soekarno-Hatta.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































