GenPI.co - Puluhan warga negara Korea Selatan yang diduga terlibat praktik penipuan daring di Kamboja telah dipulangkan untuk menjalani penyelidikan.
Pemulangan ini tercatat sebagai yang terbesar bagi kelompok tersangka kriminal asal Korea Selatan yang ditangkap di luar negeri.
Korea Selatan menyebut sebanyak 73 orang, terdiri dari 65 pria dan 8 wanita, diduga menipu sesama warga Korea Selatan dengan total kerugian mencapai 48,6 miliar won.
BACA JUGA: ASEAN Dorong Perdamaian, Konflik Thailand dan Kamboja Justru Memanas
Para tersangka tiba di Bandara Internasional Incheon menggunakan pesawat sewaan.
Dengan tangan diborgol dan mengenakan masker, para tersangka dikawal ketat aparat saat menaiki bus.
BACA JUGA: Zona Sengketa Memanas, Thailand Tuduh Kamboja Langgar Gencatan Senjata
Mereka merupakan bagian dari 260 warga Korea Selatan yang ditahan dalam serangkaian operasi penegakan hukum di Kamboja.
"Jika menyangkut kejahatan yang membahayakan rakyat, kami akan melacak dan menangkap siapa pun yang terlibat sampai tuntas," ujar Perwira Polisi Senior Yoo Seung Ryul, dilansir AP News, Jumat (23/1).
BACA JUGA: Negosiasi Perbatasan Mandek, Thailand Minta Kamboja Umumkan Gencatan Senjata
Perhatian dan kemarahan publik di Korea Selatan terhadap maraknya pusat penipuan di Asia Tenggara meningkat tajam.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































