Catatan Dahlan Iskan: Transformasi Ngambek

2 weeks ago 28
 Transformasi Ngambek - GenPI.co
Dahlan Iskan. Foto: Disway

GenPI.co - Pemimpin transformasional tidak boleh ngambek. Boleh. Setengahnya saja. Pun dokter Supriyanto, si perumus HWW --hospital without wall-- saat dalam proses mengubah RSUD Tulungagung. Ia sempat setengah ngambek. Tidak hanya satu kali.

Misalnya saat usulan perubahan ditolak Bupati Tulungagung. Itu usulan soal sistem honorarium dokter di sana. Dianggap tidak adil sama sekali. Kalau itu besar kecilnya gaji dokter hanya didasarkan umur dan masa pengabdian. Pokoknya lebih tua gajinya lebih besar.

Akhirnya ia pilih mengutamakan praktik sebagai ahli bedah.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: HWW

Memang itu bisa lebih banyak dapat uang. Tapi tidak bisa memuaskan jiwa pengabdiannya.

Ia pun membentuk tim dokter. Yang senior diminta di depan. Mereka menghadap bupati secara berombongan.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Pati Madiun

Ide perubahan itu tetap ditolak.

Mereka pun ngambek berjamaah. Ups...agak ngambek. Semua dokter itu minta berhenti. Harus pula dapat persetujuan bupati.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Point 100

Sambil menunggu respons bupati itulah mereka bekerja sekadar memenuhi kewajiban. Pimpinan RS pun kosong.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |