Catatan Dahlan Iskan: Tahun Pertaruhan

1 month ago 44
 Tahun Pertaruhan - GenPI.co
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com/GenPI.co

GenPI.co - Hari ini kita memasuki tahun pertaruhan. Tinggal tahun ini tersedia kesempatan untuk mengejar banyak ketinggalan.

Tahun depan sudah mulai masuk tahun politik. Masuk siklus politik baru. Tahun lalu masih disebut tahun politik –sisa-sisa siklus lama.

Selama setahun kemarin energi habis untuk melakukan bagi-bagi kekuasaan: yang lama masih harus dapat apa, yang baru harus mulai dapat apa.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Bintang 2025

Tahun depan segala langkah sudah akan sangat dipenuhi perhitungan politik.

Berarti harapan untuk mulai bisa menerapkan prinsip meritokrasi di negeri ini lenyap lagi. Tidak ada harapan sama sekali. Tidak ada lagi ruang untuk memulai melakukannya –seberapa sadar pun kita bahwa itulah kunci kemajuan negara: seperti sudah dibuktikan di Tiongkok.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Gegeran Gergeran

Satu-satunya harapan yang masih tersisa adalah: reformasi Polri. Sebenarnya ini tidak adil bagi Polri. Seolah Polri-lah yang dianggap paling rusak, sehingga perlu yang pertama direformasi.

Tapi memang sulit kalau harus mereformasi sekaligus semua sektor yang rusak. Itu namanya revolusi. revolusi biasanya hanya bisa dilakukan oleh level kolonel.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Kaya Miskin

Padahal jika hanya punya satu Prof Jimly Asshiddiqie dan satu Prof Mahfud MD. Keduanya bukan lagi kolonel.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |