Catatan Dahlan Iskan: Point 100

3 weeks ago 30
 Point 100 - GenPI.co
Dahlan Iskan. Foto: Disway

GenPI.co - Mungkin Anda yang bisa menilai: ini penipuan atau tidak. Ini bisnis online. B2B. Pusatnya di Illinois, Amerika Serikat. Berarti di seputaran Chicago. Namanya: SPS Commerce.

Tentu ia yang saya maksud ini adalah anak muda. Tidak terlalu muda. Alumnus kimia. Sudah bekerja mapan di perusahaan besar. Istrinya alumnus Universitas Brawijaya, jurusan bahasa Inggris.

Maksud saya: ia cukup cerdas untuk menilai bisnis baru yang ia terjuni itu. Apalagi ia sudah berpengalaman menjalankan usaha. Waktu kuliah ia sambil dagang beras. Lalu dagang gula.

BACA JUGA:  Catatan Harian Dahlan Iskan: Omon Kenyataan

Ia juga sudah berpengalaman ”jatuh”. Dua kali. Yakni saat terjun ke bisnis kuliner: pecel dan rawon. Tidak sampai satu tahun tutup. Lalu kuliner lagi. Tutup lagi.

Sudah pula mencoba bisnis pertanian. Ia sewa sawah. Tidak sampai setengah hektare. Ditanami melon. Pengelolaannya diserahkan ke petani kenalanmya. Empat bulan kemudian si petani lapor: tanaman melonnya mati semua. Empat bulan, seandainya tidak mati, tentu sudah panen.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Anomali Iran

"Jangan-jangan sudah panen, uangnya hilang, lalu lapor tanamannya mati?" tanya saya.

"Tidak tahu," jawabnya.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Rafael Zainun

Namanya Moh Yusuf. Tinggal di Pasuruan, Jatim.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |