GenPI.co - BNPB mematok target tidak ada lagi warga korban bencana yang mengungsi saat masuk bulan Ramadan di Sumatera Utara.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan pemerintah mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) untuk korban bencana.
“Sampai saat ini di Sumatera Utara, hanya tiga kabupaten yang mengajukan pembangunan huntara,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (13/1).
BACA JUGA: 14.937 Orang Masih Mengungsi, Akibat Bencana di Sumatera Utara
Dia mengungkapkan kabupaten tersebut, yakni Tapanuli Utara sebanyak 40 unit, Tapanuli Tengah 209 unit, dan Tapanuli Selatan 800 unit.
Sementara itu, data Posko Tanggap Darurat Bencana Provinsi Sumut hingga Kamis (8/1) ada 18 kabupaten atau kota yan g terdampak bencana.
BACA JUGA: Prabowo Subianto Ungkap Tinggal 5 Desa yang Terisolir di Sumatera Utara
Kemudian, untuk kerugiannya Rp 17,23 triliun. Data menyebut ada 479.045 Kepala Keluarga (KK) atau 1.803.549 jiwa yang terdampak.
Jumlah warga yang mengungsi, tercatat 3.371 KK atau 13.378 jiwa. Posko menyebut korban luka ada 126 orang, korban meninggal dunia 372 jiwa, dan yang hilang 53 orang.
BACA JUGA: Korban Meninggal Dunia Bencana di Sumatera Utara, Jadi 371 Orang
“Daerah lain, tidak mengajukan pembangunan huntara. Jadi, warga yang rumahnya rusak berat akan mendapat uang tunggu hunian pengungsianm,” ujarnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































