GenPI.co - Bank Indonesia (BI) mengirim tambahan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan rupiah di wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali memastikan pihaknya menjalin koordinasi dengan kantor perwakilan BI serta perbankan di daerah terdampak untuk menjamin kebutuhan uang tunai terpenuhi.
“Dengan kondisi bencana tersebut, kami sudah melakukan penambahan pengiriman uang rupiah tambahan ke wilayah bencana melalui berbagai moda alternatif,” kata dia, dikutip Kamis (18/12).
BACA JUGA: Baru 50% BTS di Aceh On Air, Pemulihan Telekomunikasi Masih Berat
Ricky menjelaskan kantor perwakilan yang dimaksud adalah Bank Indonesia Sibolga dan Lhokseumawe di Banda Aceh, Bank Indonesia Pematangsiantar di Sumatra Utara, dan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Barat di Kota Padang.
“Kami berusaha memastikan bahwa penyediaan uang rupiah ini tetap kami penuhi sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” papar dia.
BACA JUGA: 68 Titik Longsor di Aceh Berhasil Ditangani, 103 Lokasi Menunggu Penanganan
Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman mengungkapkan bencana banjir dan longsor di Sumatra diperkirakan berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 0,017 persen.
“Dampaknya terhadap perekonomian memang agak negatif,” imbuh dia.
BACA JUGA: Bencana Aceh Hancurkan 106.058 Rumah, BNPB Siapkan Skema Relokasi Besar-Besaran
Aida menyebut angka ini didapatkan dari asesmen sementara berdasarkan metode perhitungan melihat hilangnya aktivitas ekonomi selama 32 hari.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































