GenPI.co - Kabinet Jepang menyetujui rancangan anggaran pertahanan dengan nilai tertinggi sepanjang sejarah, melampaui 9 triliun yen (USD 58 miliar).
Anggaran ini ditujukan untuk memperkuat kemampuan serangan balasan dan pertahanan garis pantai melalui pengembangan rudal jelajah serta persenjataan tanpa awak.
Rancangan anggaran pertahanan untuk tahun fiskal 2026 yang dimulai pada April, meningkat 9,4 persen dibandingkan pada 2025.
BACA JUGA: Le Sserafim Batalkan Jumpa Fans di China, Efek Ketegangan dengan Jepang?
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mengatakan langkah ini merupakan kebutuhan minimum di tengah tantangan keamanan yang makin kompleks.
"Jepang menghadapi lingkungan keamanan paling berat dan rumit sejak era pascaperang," ujar Koizumi, dilansir AP News, Minggu (4/1).
BACA JUGA: Jepang Siapkan Investasi Besar di Asia Tengah, Incar Sumber Daya Strategis
Menurut dia, pemerintah berkomitmen untuk terus membangun kekuatan militer demi melindungi rakyat.
"Kebijakan ini tidak mengubah jati diri Jepang sebagai negara yang cinta damai," katanya.
BACA JUGA: Perdamaian Regional Terancam, AS dan Jepang Soroti China
Peningkatan anggaran ini terjadi ketika Jepang menghadapi tekanan keamanan yang kian besar dari China.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

















































