
GenPI.co - Uni Eropa meminta seluruh warganya menimbun makanan, air, dan kebutuhan pokok lainnya, Rabu (26/3).
Dilansir AP News, faktor perang, serangan siber, perubahan iklim, dan penyakit bisa mempercepat terjadinya krisis.
Seruan untuk bertindak bagi 450 juta warga Uni Eropa muncul saat blok 27 negara itu memikirkan kembali keamanannya.
BACA JUGA: Tutup Kedutaan Besar di Sudan Selatan, Jerman Singgung Perang Saudara
Dalam beberapa tahun terakhir, Uni Eropa telah berhasil mengatasi covid-19 dan ancaman dari Rusia.
"Ancaman yang dihadapi Eropa saat ini lebih kompleks dari sebelumnya, dan semuanya saling terkait," kata Komisaris Kesiapsiagaan dan Manajemen Krisis Hadja Lahbib.
BACA JUGA: Ukraina-AS Mulai Pembicaraan untuk Akhiri Perang dengan Rusia di Arab Saudi
Lahbib mengatakan penting untuk memastikan warga memiliki persediaan setidaknya selama 72 jam saat krisis.
Dia mencantumkan makanan, air, senter, dokumen identitas, obat-obatan, dan radio gelombang pendek sebagai barang-barang yang harus disediakan.
BACA JUGA: China Siapkan Taktik Baru untuk Hadapi Perang Dagang dengan AS
"Uni Eropa harus membangun cadangan strategis dan menimbun sumber daya penting lainnya seperti peralatan medis, energi dan transportasi," katanya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News