GenPI.co - Ketua Umum PKN Anas Urbaningrum menyinggung Yogyakarta saat merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut rakyat juara kebahagiaan.
Prabowo Subianto sebelumnya mengatakan hasil survei menyebut Indonesia peringkat pertama rakyatnya bahagia.
Anas awalnya mengatakan masyarakat Indonesia yang membaca buku ‘Kimia Kebahagiaan Al-Ghazali’ tidak banyak.
BACA JUGA: Anas Urbaningrum Usul Menteri Bergilir Menginap di Daerah Bencana Sumatra
Sementara itu, mereka yang fakir, miskin, dan lontang-lantung masih banyak. Meski demikian, rakyat Indonesia jadi juara satu tingkat kebahagiaannya.
“Kata Presiden Prabowo, berdasar temuan survei, rakyat Indonesia juara 1 lomba Piala Kebahagiaan se-Dunia,” katanya melalui akun X, dikutip Kamis (8/1).
BACA JUGA: Sebut Jokowi Berhasil Kelola Isu Ijazah Palsu, Anas Urbaningrum: Sukses Secara Politik
Dia kemudian mencontohkan Yogyakarta, yang masyarakatnya dikatakan bahagia. Meski, Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) rendah.
“Indeks kebahagiaan Yogyakarta tinggi. Bahkan, di atas rata-rata nasional. Walaupun, provinsi termiskin di Jawa,” ujarnya.
BACA JUGA: PKN vs Partai Demokrat? Anas Urbaningrum: Tidak Ada Musuh
Anas menilai kalimat “miskin tetapi bahagia” tidak keliru. Namun, akan menyesatkan ketika digunakan sebagai dalih tidak serius menekan angka kemiskinan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































