GenPI.co - Alih fungsi hutan di wilayah hutan Perhutani diduga kuat menjadi pemicu longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengancam akan menindak tegas praktik alih fungsi lahan ini.
Erwan melihat penggunaan lahan hutan sebagai area pertanian yang tidak sesuai peruntukannya.
BACA JUGA: 80 Korban Longsor Cisarua Masih Dicari, Terkendala Cuaca Buruk
Kondisi ini akhirnya memperlemah struktur tanah di kawasan Cisarua tersebut.
"(Karena) ini lahan hutan, bukan lahan pertanian. Kami akan kembalikan hijau, kami kembalikan sesuai fungsinya, yaitu hutan," kata Erwan, dikutip Senin (26/1).
BACA JUGA: Dedi Mulyadi Usul Daerah Longsor di Cisarua, Dijadikan Hutan
Di sisi lain, pihaknya memastikan warga terdampak longsor di Cisarua akan direlokasi.
Pemprov Jawa Barat segera menyiapkan skema relokasi berdasarkan kajian teknis untuk menentukan lokasi yang aman.
BACA JUGA: BMKG Khawatir Longsor Susulan, Bandung Diintai Potensi Hujan Lebat
"Relokasi tidak boleh ke tempat yang berisiko lagi. Kami akan menentukan lokasi yang aman dan tidak terlalu jauh dari lingkungan hidup warga. Keselamatan menjadi prioritas utama," tegas dia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































