GenPI.co - Sejumlah daerah di Aceh Tengah mendapatkan bantuan logistik masih dipasok lewat udara dengan helikopter.
Hal ini karena akses ke daerah di sana masih sulit dijangkau jalur darat yang rusak akibat banjir bandang dan longsor.
Juru Bicara Posko Penanggulangan Bencana Aceh Murthalamuddin mengatakan sejumlah helikopter terbang menyalurkan bantuan ke 10 desa di 5 kecamatan.
BACA JUGA: Pertamina Pulihkan Pasokan BBM ke Bener Meriah dan Aceh Tengah via Udara
“Distribusi bantuan logistik melalui jalur udara karena hingga saat ini sejumlah kampung di Aceh Tengah belum dapat dijangkau kendaraan darat akibat kerusakan jalan dan jembatan,” kata dia, dikutip Kamis (8/1).
Murthalamuddin menjelaskan distribusi logistik lewat udara ini langkah paling efektif untuk memastikan bantuan sampai ke masyarakat.
BACA JUGA: 13 Hari Gelap, Akhirnya Listrik di Aceh Tengah Menyala, Meski Bertahap
Di sisi lain, bantuan ke sejumlah desa juga dikirim memakai tali sling.
Dia membeberkan terdapat beberapa kampung di Kecamatan Linge, Rusip Antara, Ketol, dan Bintang yang masih terisolasi.
BACA JUGA: RSUD Aceh Tamiang Kembali Beroperasi Setelah Dapat Genset, RSUD Aceh Tengah Menyusul
Sebelumnya, bantuan dengan helikopter diterjunkan ke Kampung Kute Riyem dan Reje Payung di Kecamatan Linge, Kampung Paya Tumpi, Pilar Wih Kiri, dan Pantan Bener di Kecamatan Rusip Antara.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

















































