GenPI.co - Sebanyak lima penerjun hilang kendali dan satu diantaranya belum ditemukan, usai jatuh di perairan Bojongsalawe, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (30/12).
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan penerjun yang jatuh di Perairan Bojonglawe itu, atas nama Widiasih (58) warga Desa Kasaman, Banjaran, Bandung.
“Operasi pencarian dilanjutkan mulai pukul 07.00 WIB. Tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU),” katanya dikutip dari Antara, Kamis (1/1).
BACA JUGA: Cari 4 WNA Hilang di Labuan Bajo, 27 Rescuer Tambahan Dikerahkan
Dia mengungkapkan korban yang hilang tersebut, terjatuh saat ikut Kejurda Terjun Payung di Perairan Laut Bojongsalawe.
Tim SAR gabungan yang memperoleh informasi, langsung melakukan penyisiran di tengah laut memakai waverunner dan perahu.
BACA JUGA: 31 Orang Masih Hilang, Operasi Pencarian Koban Bencana Aceh Dihentikan
“Penyisiran juga di pantai perbatasan Bojongsalawe dan Batukaras sejauh 3,25 kilometer. Kemudian, pemantauan memakai drone thermal UAV,” ujarnya.
Kantor SAR Bandung sebelumnya mendapat informasi ada lima penerjun payung terjatuh saat Kejurda Terjun Payung, pada Selasa (30/12).
BACA JUGA: Pemerintah Prioritaskan Bangun 1.006 Rumah Korban Bencana Hilang di Sumut
Mereka awalnya lepas landas memakai pesawat latih Fly School Ganesha Cessna 185 PK-SRC melalui Bandara Nusawiru.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































