Sungai dan Danau Mengering Lebih Cepat, PBB Sebut Dunia Memasuki Era Krisis Air

1 week ago 29
Sungai dan Danau Mengering Lebih Cepat, PBB Sebut Dunia Memasuki Era Krisis Air - GenPI.co
Dunia kini memasuki era krisis air. Sungai, danau, dan akuifer mengering lebih cepat daripada kemampuan alam untuk mengisinya kembali. Foto: AP Photo/Edmar Barros, File

GenPI.co - Dunia kini memasuki era krisis air. Sungai, danau, dan akuifer mengering lebih cepat daripada kemampuan alam untuk mengisinya kembali.

Puluhan tahun penggunaan air secara berlebihan, polusi, kerusakan lingkungan, dan perubahan iklim telah mendorong banyak sistem air melampaui titik pemulihan.

Laporan dari Institut Universitas PBB untuk Air, Lingkungan, dan Kesehatan (UNU-INWEH) menilai kondisi ini begitu parah hingga memerlukan klasifikasi baru.

BACA JUGA:  Legislator PKS Soal Surat Pemprov Aceh ke PBB, Disebut Bukan untuk Menyudutkan

Laporan tersebut mengusulkan istilah "kebangkrutan air", yakni kondisi ketika penggunaan air jangka panjang melebihi pasokan yang tersedia dan merusak alam sedemikian rupa.

Fenomena ini tecermin dari menyusutnya danau-danau besar di berbagai belahan dunia dan meningkatnya jumlah sungai besar yang gagal mencapai laut.

BACA JUGA:  Pertumbuhan Ekonomi Global Melambat, PBB: Negara Berkembang Jadi Pendorong Utama

Direktur UNU-INWEH Kaveh Madani mengatakan fenomena ini merupakan peringatan serius bagi para pembuat kebijakan.

"Pemerintah harus berhenti menganggap kelangkaan air sebagai masalah sementara," ujarnya, dilansir AFP, Minggu (1/2).

BACA JUGA:  Skotlandia Gelontorkan Dana untuk Palestina, PBB: Ini Jalur Kehidupan

Madani menilai pengakuan terhadap kenyataan pahit ini diperlukan untuk mencegah kerusakan yang lebih besar dan tidak bisa dipulihkan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |