GenPI.co - Seekor gajah Sumatra ditemukan mati tanpa kepala di kawasan hutan Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, diduga akibat perburuan liar.
Gajah Sumatra ini diketahui ditembak di bagian dahi, lalu kepalanya dipotong setengah untuk diambil gadingnya.
Polisi memastikan kasus ini mengindikasikan adanya tindak pidana perburuan liar terorganisasi.
BACA JUGA: Konflik Gajah Liar, Wisata Taman Nasional Way Kambas Ditutup Sementara
Kepala Bidang Laboratorium Forensik Polda Riau AKBP Ungkap Siahaan mengatakan pihaknya menemukan proyektil peluru di sekitar lokasi kematian gajah.
"Dari hasil TKP yang kami lakukan, kami menemukan 2 potongan logam yang diduga sebagai proyektil atau anak peluru senjata api," ujar dia, dikutip Sabtu (7/2).
BACA JUGA: Kades Lampung Timur Meninggal Diserang saat Halau Gajah Liar Masuk Sawah Warga
Ungkap menjelaskan potongan logam pertama memiliki diameter 12,30 milimeter dengan panjang 16,30 milimeter.
Sedangkan 1 serpihan lainnya berukuran panjang kurang lebih 6,94 milimeter.
BACA JUGA: 4 Gajah Dikerahkan Bersihkan Puing Bencana, Kemenhut Tegaskan Tidak Eksploitasi Satwa
Berdasarkan tes pendahuluan secara saintifik, 2 potongan logam tersebut terdeteksi positif mengandung timbal (lead), tembaga atau kuningan, serta nitrat mesiu dan residu tembakan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































