Radio Ekraf 2026, Inovasi Baru untuk Pelaku Ekonomi Kreatif dan Komunitas Lokal

9 hours ago 12
Radio Ekraf 2026, Inovasi Baru untuk Pelaku Ekonomi Kreatif dan Komunitas Lokal - GenPI.co
Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar resmi meluncurkan program Radio Ekraf 2026. Foto: Pemkot Bandung

GenPI.co - Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar resmi meluncurkan program Radio Ekraf 2026.

Inisiatif ini bertujuan memperkuat peran radio sebagai wadah kolaborasi, ekspresi, dan pengembangan talenta di tengah dinamika industri ekonomi kreatif.

Program ini akan berlangsung selama 30 hari, dari 8 Februari hingga 9 Maret 2026.

BACA JUGA:  Wamendagri Akhmad Wiyagus Dorong Tata Kelola Stadion untuk Perkuat Industri Olahraga dan UMKM

"Radio kini tidak hanya berfungsi sebagai medium penyiaran, tetapi juga menjadi fondasi ekosistem yang mendorong pertumbuhan kreativitas sekaligus memperkuat jejaring pelaku ekonomi kreatif," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (8/2).

Irene menyebut masih ada sekitar 25 juta pendengar radio di Indonesia.

BACA JUGA:  Dairy Champ Dukung UMKM Kuliner Lewat SIAL Interfood 2025

"Radio memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari the new engine of growth ekonomi kreatif, terutama di tingkat daerah," ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai Radio Ekraf sejalan dengan karakter Bandung sebagai kota kreatif dengan ekosistem radio yang kuat.

BACA JUGA:  Tokopedia dan TikTok Shop Dorong Pertumbuhan UMKM Lewat Indonesia Summit 2026

Farhan menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia, kepatuhan regulasi, dan kepekaan terhadap isu sosial sebagai bagian dari pengembangan ekosistem ini.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |