GenPI.co - Founder Anabel Politik Frans Simorangkir menilai Pilpres 2029 menjadi pertarungan dinasti politik Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Jokowi.
Tiga orang keturunan eks Presiden tersebut, memiliki potensi besar menjadi Cawapres pendamping Prabowo Subianto.
Mereka, yakni Agus Harimurti Yudhoyono, Puan Maharani, dan Gibran Rakabuming Raka. Ketiga poros dinasti politik itu punya karakter, basis dukungan, dan strategi berbeda.
BACA JUGA: PKB Pengin Menang Banyak Pemilu 2029 di NTB, Penjaringan Caleg Dibuka April
Frans mengatakan dinasti politik Megawati Soekarnoputri, cenderung mengandalkan partai dan ideologi. Kemudian, SBY pada institusi dan kaderisasi.
“Sementara itu, dinasti Jokowi kuat pada popularitas dan akses kekuasaan,” katanya dikutip dari JPNN, Selasa (10/2).
BACA JUGA: Dasco Gerindra Soal Usulan Cawapres untuk Prabowo di 2029, Disebut Hiburan Rakyat
IndexPolitica Indonesia telah melakukan simulasi cawapres. Hasilnya, AHY memiliki elektabilitas 15,75 persen, dan Gibran 12,35 persen.
Sementara itu, Puan Maharani punya elektabilitas lebih kecil. Tetapi, pengalaman politiknya jauh lebih tinggi dibandingkan dua pesaingnya.
BACA JUGA: Gerindra Belum Tentukan Cawapres Pendamping Prabowo di Pilpres 2029
Frans memperkirakan karakter pemilih pada Pilpres 2029, akan menilai sejauh mana kekuasaan politik didistribusikan dengan adil dan terbuka.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































