Perang Saudara di Myanmar Belum Usai, ASEAN Siap Jalin Hubungan dengan Pemimpin Baru

5 days ago 18
Perang Saudara di Myanmar Belum Usai, ASEAN Siap Jalin Hubungan dengan Pemimpin Baru - GenPI.co
Militer Myanmar mengawal demonstrasi anti-kudeta militer di Kota Mandalay. Foto: Reuters/Stringer.

GenPI.co - Rencana perdamaian ASEAN (Konsensus Lima Poin) gagal menghentikan perang saudara di Myanmar.

Namun, hasil pemilu terbaru di Myanmar tetap menawarkan peluang untuk memulai dialog.

Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow mengatakan ASEAN akan mencoba membangun kembali hubungan dengan pemimpin baru Myanmar.

BACA JUGA:  Junta Myanmar Siap Gelar Pemilu, Rakyat Terjebak di Tengah Perang Saudara

Menurut Sihasak, hal itu menjadi titik awal untuk rekonsiliasi dan perdamaian yang lebih luas.

"Kami tidak bermaksud mengisolasi Myanmar. Kami ingin membawa Myanmar kembali ke keluarga ASEAN," ujarnya, dilansir AP News, Rabu (4/1).

BACA JUGA:  Kasus Rohingya Mengemuka di Mahkamah Internasional, Myanmar Bantah Tuduhan Genosida

Sihasak mengatakan jika Myanmar menunjukkan upaya nyata untuk meredakan ketegangan dan kekerasan, ASEAN siap mempererat kerja sama.

Misalnya, pembatasan delegasi politik Myanmar dalam pertemuan tahunan ASEAN akan dicabut secara bertahap.

BACA JUGA:  SEA Games 2025: Sebelum Lawan Myanmar, Timnas Indonesia U-23 Bisa Tersingkir

"Myanmar harus menghentikan serangan terhadap warga sipil dan menghindari penggunaan serangan udara yang merugikan masyarakat. Ini menjadi tolok ukur bagi kami," tuturnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |