GenPI.co - Pemilik lahan TPS liar Santo (65) asal Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Bekasi, mengaku tidak mengetahui material yang dibuang di lahannya itu adalah cacahan uang rupiah.
Santo menjelaskan material tersebut dimanfaatkan untuk menguruk lahan yang digunakan sebagai tempat pemilahan sampah.
"Awalnya saya memang butuh urukan, Pak. Kalau harus pakai biaya sendiri saya enggak kuat. Jadi, waktu ada yang buang, ya dimanfaatkan saja. Saya enggak tahu kalau itu potongan uang," ujar Santo, dikutip Kamis (5/2).
BACA JUGA: KPK: Modus OTT Berubah, Pola Layering dari Uang Tunai ke Transaksi Digital
Santo membeberkan cacahan uang itu dibuang oleh seseorang berinisial KS menggunakan mobil dump truck sejak 6 bulan terakhir.
Dia mengungkapkan pembuangan cacahan uang di Bekasi ini bukan dilakukan setiap hari, melainkan sewaktu-waktu.
BACA JUGA: Viral Video Warga Buang Sampah di Tengah Banjir Jakarta, Warganet Murka
"Setelah kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial, aktivitas pembuangan di lahan saya telah dihentikan. Sekarang tutup, kalau memang ada barang tidak diperbolehkan ya kami tutup," terang dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Bekasi dibuat geger oleh temuan diduga cacahan uang rupiah kertas yang berserakan di tempat pembuangan sampah liar di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu.
BACA JUGA: Viral Protes Damkar Serobot Antrean SPBU di Bengkulu, Warga Malah Dihujat Warganet
Temuan potongan uang kertas ini direkam video yang kemudian viral di media sosial.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































