GenPI.co - Lonjakan anjuran protein mencerminkan dilema baru dalam kebijakan gizi modern yang bisa memunculkan risiko salah kaprah pola makan sehat.
Protein merupakan makronutrien yang terdapat di setiap sel tubuh manusia.
Zat ini berperan penting dalam pertumbuhan dan perbaikan otot, tulang, kulit, rambut, organ, dan jaringan lainnya.
BACA JUGA: 4 Makanan Pengganti Roti yang Bikin Perut Kenyang, Ikan Berlemak Sumber Omega-3
Selama beberapa dekade, pedoman diet Amerika Serikat merekomendasikan konsumsi 0,8 gram protein per kilogram berat badan per hari, sekitar 54 gram per hari untuk seseorang dengan berat 150 pon (68 kg).
Rekomendasi terbaru menaikkan angka tersebut menjadi 1,2-1,6 gram protein per kilogram berat badan per hari atau hingga dua kali lipat dari anjuran sebelumnya.
BACA JUGA: Pilihan Makanan untuk Meredakan Peradangan, Kunyit dan Ceri Ampuh Banget
Panduan ini juga menyebutkan bahwa orang dewasa sebaiknya mengonsumsi setidaknya 100 gram protein per hari, dengan setengah atau lebih berasal dari sumber hewani.
Namun, ahli nutrisi mempertanyakan dorongan peningkatan konsumsi protein ini.
BACA JUGA: Tips Menyimpan Makanan yang Benar, Sisihkan Saat Masak Setengah Jadi
Orang AS disebut sudah mengonsumsi protein lebih dari cukup dan tidak ada bukti baru yang menunjukkan perlunya peningkatan drastis.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































