GenPI.co - Pakar hukum tata negara Universitas Indonesia Prof Satya Arinanto merespons sorotan latar belakang politik Adies Kadir, selaku calon hakim konstitusi.
Satya mengatakan latar belakang Adies Kadir tak bisa dijadikan dasar untuk meragukan independensi Mahkamah Konstitusi (MK).
Dia mengungkapkan DPR beberapa kali mengusung figur dengan latar belakang politik, menjadi hakim konstitusi.
BACA JUGA: Penetapan Adies Kadir Jadi Hakim MK, Disinyalir Ada Permainan Politik
“Mereka, juga banyak yang mencatatkan prestasi penting dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (31/1).
Satya mencontohkan sosok Mahfud MD yang punya latar belakang politik, sebelum menduduki kursi Ketua MK.
BACA JUGA: DPR Pilih Adies Kadir Jadi Hakim MK, Disebut untuk Misi Rahasia Politik
Kemudian, ada nama eks politik PPP Arsul Sani dan beberapa hakim konstitusi lain dari unsur pemerintah dan Mahkamah Agung.
“Fakta tersebut menegaskan latar belakang seseorang, bukan faktor penentu independensi hakim konstitusi,” tuturnya.
BACA JUGA: Saan Mustopa Sebut Kasus Patrialis Akbar dan Akil Mochtar Jadi Pelajaran Adies Kadir
Dia menilai penentu independensi hakim MK adalah integritas personal, kapasitas intelektual, kepatuhan sumpah jabatan, etika konstitusional, dan perilaku konstitusional.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































