GenPI.co - Pengunduran diri Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman tidak akan mengganggu stabilitas pasar modal Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi memastikan pengunduran diri Iman Rachman tidak akan mengganggu seluruh fungsi perdagangan kliring dan penjaminan, serta kustodian berjalan normal.
Meski dia mengakui keputusan tersebut sempat mengejutkan pelaku pasar dan investor.
BACA JUGA: Investor Pasar Modal Tembus 19 Juta SID, Naik 58 Persen Sepanjang 2025
"OJK memastikan bahwa pengunduran diri tersebut tidak mengganggu operasional BEI, Seluruh fungsi perdagangan kliring dan penjaminan dan kustodian berjalan normal," ujar Inarno, Jumat (30/1).
OJK menilai mundurnya Iman Rachman dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral di tengah kondisi pasar modal yang sempat bergejolak dalam beberapa hari terakhir.
BACA JUGA: BEI Lakukan Trading Halt Akibat IHSG Anjlok 6,12%
"Kami memandang dan menghargai keputusan Pak Iman Rahman (Dirut BEI). Hal tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral beliau atas kondisi pasar saat ini," beber Inarno
Sebelumnya, Direktur Utama PT BEI Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab kondisi pasar modal Indonesia beberapa waktu terakhir.
BACA JUGA: Perluas Edukasi Pasar Modal ke Masyarakat, BEI Gelar CMSE 2024
“Saya sebagai Direktur Utama BEI dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," papar dia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































