GenPI.co - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Work From Home (WFH) hingga 1 Februari 2026.
Hal ini menyusul prakiraan cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang diprediksi masih melanda Jakarta.
Keputusan ini diumumkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo seusai menerima laporan terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BACA JUGA: Viral! Banjir Jakarta Barat Sisakan 187 Ton Sampah, Menumpuk di Kali Mookevart
“Maka dengan demikian, saya sudah memutuskan untuk PJJ maupun orang mau work from home itu sampai dengan 1 Februari,” kata dia, Kamis (29/1).
Pramono menjelaskan, intensitas hujan yang masih tinggi berpotensi menimbulkan banjir Jakarta, kemacetan parah, dan gangguan aktivitas sekolah dan kerja
BACA JUGA: Banjir Rob Mengintai, Warga Pesisir Jakarta Utara Diminta Waspada
Oleh karena itu, Pramono Anung memperpanjang kebijakan PJJ dan WFH demi keselamatan warga, terutama pelajar dan pekerja.
Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga terus melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC).
BACA JUGA: Banjir Jakarta, 28 Rute Layanan Transjakarta Dialihkan dan Dihentikan
“Dan mohon maaf, hari ini, dari tadi pagi jam 05.00 WIB sebenarnya sudah kami lakukan. Kalau enggak (OMC), ini pasti curah hujannya lebih tinggi dari yang sekarang,” beber Pramono.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

















































