GenPI.co - "Dari mana Anda tahu saya sedang di Tarim?"
"Hari itu Bapak sarapan di warung Indonesia di depan kampus kami. Dua orang mahasiswa melihat Bapak," ujar Fikri Syafi'i, ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tarim.
"Saya memang bertemu dua orang mahasiswa Indonesia. Yang satu berambut agak panjang".
BACA JUGA: Catatan Dahlan Iskan: Berpisah Istri
"Yang satunya yang bintang film," ujar Fikri. "Pemeran utama di film Kiansantang," tambahnya.
"Ngerti gitu saya minta untuk foto bareng," kata saya.
BACA JUGA: Catatan Dahlan Iskan: Imron Djatmika
Saya memang sempat berkenalan dengan si bintang film. Tapi hanya menyebut nama dan asalnya. Ia mengenakan topi haji, surban, dan sarung. Penampilannya sangat sopan, wajah menunduk, dan tangan menyatu di depan burungnya. Khas santri tawaduk.
Saya duduk makan di sebelahnya. Ia asyik dengan pesanannya: roti tipis lebar yang bundar itu. Saya pesan telur dadar, nasi putih, tempe goreng, dan sambal.
BACA JUGA: Catatan Dahlan Iskan: FDI Purbaya
Saya sempat minta izin mencuil rotinya dan merasakannya. Ia menawarkan untuk saya ambil semua. "Saya hanya ingin merasakan. Siapa tahu lain kali ingin pesan ini," kata saya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































